Dari Diary Menjadi Buku

No Comments 650 Views1


kooo

FORUMINDONESIAMENULIS.COM – Menulis itu indah, tidak perlu dengan alat canggih, tidak memandang suku, agama, budaya dan bahkan latar belakang lainnya. Karena menulis bukan bergantung pada bakat seseorang, sebab siapapun bisa menulis hanya bergantung pada diri sendiri mau atau tidak melakukan dan menekuninnya.

Berawal dari sebuah hobi yang sederhana (menulis diary) menjadikan seorang anak muda tertarik dengan dunia kepenulisan. Sebut saja Fahrul Al-Hakim namanya, karena kesehariannya yang cukup sederhana ia selalu meneteskan tinta disetiap kegiatan yang ia lakukan sehari-hari.

Hal seperti ini di awali sejak kelas 1 SMA yang bermula dari mengarang puisi, membuat skenario film, membuat drama, cerita pendek dan lain sebagainya.

Seorang pemuda yang berasal dari Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat ini telah membuktikan bahwa menulis bukan karena bakat ataupun karena peralatan yang lengkap. Seperti yang telah ia ungkap dalam bukunya yang berjudul “Enam Kunci SUKSES Sebelum Sarjana” membuktikan bahwa semua orang bisa menjadi penulis dan bisa sukses dikala usia masih muda.

Terinspirasi dari beberapa motivator dan penulis terkenal seperti Asma Nadia, Fakhrul Ar-razi, Edvan M Kautsar, Tere Liye, dan masih banyak lagi tokoh-tokoh inspirasi yang berhasil dalam dunia kepenulisan.

Hal ini menjadikan Fahrul Al-hakim untuk bergerak mencari komunitas yang berhubungan dengan kepenulisan. Dulu mungkin menjadi seorang penulis hanyalah sebuah mimpi bagi Fahrul, namun dengan kehadiran Forum Indonesia Menulis (FIM) menjadikan mimpi seorang anak muda tersebut berubah menjadi kenyataan karena menurutnya FIM banyak mengajarkan ia tentang dunia kepenulisan, di awali dengan merangkai kata, proses editing, proses layouting, dan bahkan FIM juga mengajarkan cara pemasaran.

Fahrul sangat bersyukur sekali bisa menjadi bagian dari Forum Indonesia Menulis, karena banyak belajar dari tokoh-tokoh yang terkenal dan pastinya bisa belajar langsung dari orang-orang yang telah berhasil dalam dunia kepenulisan.

Tentunya bagi seorang penulis pemula seperti Fahrul Al-Hakim banyak mengalami sebuah hambatan dimana ia harus membagi waktu antara menulis, kuliah, oraganisasi, dan tanggungjawab lain tentunya. Tetapi Fahrul selalu yakin bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini jika berusaha dan berniat dengan benar. Karena segala permasalahan pasti mempunyai solusi.

Buku “Enam Kunci SUKSES Sebelum Sarjana” atau biasa ia menyingkatnya dengan “EKSSS” ini berisi tentang motivasi yang berguna bagi kaum pelajar maupun kalangan mahasiswa yang ingin berhasil dan sukses di usia muda. Dengan keyakinan dan tekad yang kuat Fahrul terus berjuang meraih impiannya padahal ia tidak punya laptop atau kendaraan seperti layaknya anak muda lain. Tetapi kini ia telah membuktikan bahwa tidak ada alasan untuk menulis dan tidak ada alasan untuk berhasil, karena orang yang tidak punya laptop seperti Fahrul saja bisa menulis kenapa orang yang punya alat lengkap tidak bisa.

“Belajar dari masa lalu. Bertindak dimasa kini. Berkarya untuk masa depan” (Fahrul Al-Hakim)

Itulah sedikit kisah dari seorang penulis muda Fahrul Al-Hakim yang terlahir di Sandai, 8 juli 1996, penulis muda KALBAR dari FIM Angkatan V. Sekarang ia sedang melanjutkan pendidikan di Universitas Tanjungpura Pontianak.

Menjadi seorang penulis itu tidak sulit. Menjadi penulis juga tidak bergantung pada bakat, harta, pengalaman, jenjang pendidikan, suku, agama, warna kulit, dan bahkan tidak terpengaruh oleh latar belakang apapun. Seperti yang diungkap Fahrul Al-Hakim menulislah karena cinta, karena cinta bisa mengubah segalanya. Cintai dan senagilah pekerjaanmu seperti kamu mencintai sesamamu.

Sumber: Forum Indonesia Menulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *